Bara Api
Bara Api Sebelum adzan ashar berkumandang, dia telah lebih dulu beranjak dari istirahatnya, melipat selimutnya, mengambil pakaian suci dan bergegas mengencangkan ikatannya pada tuhan. Sebelum yang lain bisa melihat jalan di depan, dia telah memakai pakaian usangnya, memakai topi kokohnya dan menyiapkan peralatannya, dia tidak bicara, namun semua yang dikenakannya seolah berkata, "Aku telah melewati banyak masa, dan bersiap melewati masa berikutnya." Langkahnya menapak tegas pada tanah di sela rumput liar, kakinya menginjak duri-duri bencana menyisakan luka bahan bakar kuatnya, matahari melotot tajam pada punggungnya menyelimuti kulit kerasnya menjelma perisai tebal untuk hidupnya, tangannya mencengkram cangkul dengan kuat seperti kuatnya prinsip hidupnya. Dia menghantam tanah dengan cangkulnya membersihkan rumput liar agar tak merusak pada tanamannya, dengan nafas yang terengah-engah, langkah yang terasa makin lelah namun dia terus menyelesaikannya, tak ingin tanaman yang se...







